Sunday

Si manis Itu Kini Terhilang Tenang

Si manis itu kini terhilang dengan tenang entah kemana. Tak ada lagi teriakan lantangnya. Tak lagi terdengar suara tawanya yang kadang terbahak keras. Tak ada lagi gurauan-gurauan penuh canda. Mungkin yang masih terlihat hanya senyumnya, tenang tersungging di bibirnya yang tertutup manis.

Konon, si manis ini telah melewati berbagai medan pertempuran hidupnya. Saya ingat, dulu saya sangat senang sekali mendengar perjalanan hidup si manis ini di zaman kegembiraan. Banyak cerita lucu yang membuat saya tertawa, walaupun mungkin saya sudah tidak ingat lagi secara detail cerita hidup pejuang manis ini.Kerutan-kerutan yang menggurat di wajahnya, menandakan betapa panjangnya perjalanan hidup si manis yang gagah ini. Kalau ada napak tilas tentang perjalanan dan perjuangan hidupnya, saya tak mampu menghitung berapa kilometer yang harus ditempuh. Mulai dari perjalanannya di medan perang hingga perjuangannya dalam hidup.Saya yakin, dia sudah cukup merasakan pahit manisnya hidup dan asam garam yang tertebar di dunia. Walaupun begitu, senyumnya tetap menghias dan suara tawanya sangat sering terdengar. Jarang sekali kita akan mendengar keluh kesah keluar dari mulut beliau. Betapapun susahnya hidup, dia akan selalu terlihat gagah tok trus senyom. Jangan harap kita akan mendengarnya meminta bantuan, kala ia sedang sakit sekalipun.Ada hobi yang menarik dari si manis ini.

Ia sangat senang menerbangkan layang-layang. Tak dimanapun, hampir di semua tempat yang disinggahi, orang-orang sangat mengerti akan hobi uniknya ini. Selama bertahun-tahun, ia sangat senang berjalan jauh hanya untuk menerbangkan layang-layangnya. Menerbangkannya tinggi, setinggi menerbangkan impian-impian yang mungkin tak semuanya dapat ia wujudkan.Ada lagi satu hobinya yang saya ingat, ia selalu berusaha membuat orang lain tertawa. Wajar sekali jika orang mudah jatuh cinta dengan dirinya. Ketika orang-orang lain masih sibuk tertawa, ia hanya tersenyum sambil menikmati secangkir teh dan menghabiskan makanan dengan banyaknya....Si manis yang sangat menikmati hidupnya. Itu yang akan keluar dari mulut saya, jika harus berkomentar tentang dirinya.

Mungkin karena sangat menikmati hidup, maka ia mampu bertahan selama ini. Ketika yang lain telah meninggalkan dirinya lebih dulu satu per satu.Sayang sekali, si manis itu itu kini terbujur tenang. Setelah patah hati menyerangnya secara tiba-tiba. Membuatnya terjatuh dan hatinya harus terluka lebar karena terbentur. Tingkat kesadarannya melemah dan dunia medis juga telah tak sanggup membuatnya untuk tetap bertahan.

Atau apalah berbagai sebutan dan peran untuk dirinya.
Tetapi saya tahu, si manis tegas itu kini terhilang tenang dengan senyum yang tetap menghias bibirnya. Suara lantang dan tawanya akan saya ingat sepanjang hidup saya.
rindu kt sheep...

4 comments:

CaPiQa said...

terhilang tenang? hurmm..

ku tahu mushang-mushang berharap biri-biri bahagia..

muSHANG-muSHANG said...

huuhu...maceh..
arap dia bahgia~~

CaPiQa said...

saya bijak. bukankah?

haha.. oke2, saya perasan sendiri.

dan saya harap kamu juga bahagia.

janji?

muSHANG-muSHANG said...

huhu..iya...thankz..
k tentu la semu org nk bahgia...

Post a Comment

muSHANG きつね © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute